Saat sebuah proyek energi, pabrik, atau kilang dibangun di Indonesia, apakah semua peralatannya berasal dari luar negeri?
Jawabannya tidak selalu. Melalui TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), Indonesia mendorong penggunaan produk, jasa, dan tenaga kerja lokal agar pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat industri nasional.
TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar kandungan lokal dalam suatu produk atau jasa.
Bukan hanya bahan bakunya, tetapi juga proses produksi, tenaga kerja, hingga jasa yang digunakan di Indonesia ikut diperhitungkan.
Semakin tinggi nilai TKDN, semakin besar kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.
Bayangkan jika sebagian besar kebutuhan industri masih harus diimpor. Selain membutuhkan biaya lebih besar, peluang bagi perusahaan dan tenaga kerja lokal juga akan semakin kecil.
Dengan penerapan TKDN, Indonesia dapat:
Banyak orang mengira TKDN hanya melihat asal bahan baku. Faktanya, penilaiannya jauh lebih luas.
Nilai TKDN juga dihitung dari:
✔ Material lokal
✔ Proses manufaktur di Indonesia
✔ Tenaga kerja Indonesia
✔ Jasa dan rekayasa (engineering) lokal
✔ Perakitan dan pengujian produk
Artinya, semakin banyak proses yang dilakukan di dalam negeri, semakin tinggi nilai TKDN suatu produk.
Di sektor energi, TKDN memiliki peran yang sangat strategis.
Mulai dari proyek minyak dan gas, pembangkit listrik, energi terbarukan, hingga manufaktur peralatan industri, penggunaan produk lokal membantu membangun rantai pasok yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Bagi perusahaan Indonesia, ini juga menjadi peluang untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Tidak semua produk ber-TKDN dibuat menggunakan 100% komponen lokal.
Selama sebagian proses produksi, tenaga kerja, engineering, dan jasa dilakukan di Indonesia, produk tersebut tetap dapat memiliki nilai TKDN sesuai hasil sertifikasi yang berlaku.
TKDN bukan sekadar angka dalam sebuah sertifikat.
Di balik setiap persen nilai TKDN, ada peluang kerja baru, berkembangnya industri nasional, meningkatnya kemampuan teknologi, dan langkah menuju Indonesia yang lebih mandiri.
Karena ketika industri lokal tumbuh, ekonomi Indonesia ikut melaju.