Jakarta, November 2023 – e-Manufaktur berpartisipasi sebagai exhibitor dalam Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) III Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh SKK Migas di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23–24 November 2023. Mengusung tema "Pengembangan Integrasi Kapabilitas Dalam Negeri dalam rangka Peningkatan Kapasitas Nasional", forum ini menjadi salah satu ajang terbesar yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri hulu migas, mulai dari pemerintah, KKKS, penyedia barang dan jasa, asosiasi, hingga pelaku industri dalam negeri.
Melalui keikutsertaan sebagai exhibitor, e-Manufaktur memperkenalkan ekosistem mitra manufaktur ber-TKDN yang dikembangkan untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan produsen serta penyedia barang dan jasa manufaktur dalam negeri. Platform e-Manufaktur dirancang untuk mempermudah proses pencarian mitra, memperluas akses terhadap produk lokal berkualitas, serta mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri di sektor industri strategis.
Partisipasi ini menjadi kesempatan bagi e-Manufaktur untuk berdiskusi langsung dengan para pelaku industri hulu migas mengenai tantangan rantai pasok nasional sekaligus memperkenalkan solusi digital yang mampu mendukung efisiensi pengadaan dan memperkuat kolaborasi antara industri dan manufaktur lokal.
Forum Kapasitas Nasional III 2023 sendiri menghadirkan 34 KKKS, 70 perusahaan dalam negeri, 17 asosiasi dan himpunan, serta puluhan UMKM unggulan dari berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi eksibisi terbesar produk dalam negeri untuk sektor hulu migas sekaligus wadah untuk memperluas kerja sama, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kapasitas industri nasional.
Bagi e-Manufaktur, keikutsertaan dalam Forum Kapasitas Nasional III merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem industri nasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, e-Manufaktur akan terus mengembangkan platform yang memperkuat konektivitas antara pelaku industri dan manufaktur dalam negeri, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan industri Indonesia yang lebih berkelanjutan.